Image

Polisi Razia Pengendara Motor Antisipasi Aksi Balap Liar di Bulan Ramadan

Polisi razia pengendara sepeda motor (foto: Rikhi/Okezone)

Polisi razia pengendara sepeda motor (foto: Rikhi/Okezone)

 

TANGERANG- Guna mencegah aksi balap liar di bulan ramadhan, kepolisian Polres Metro Tangerang melakukan razia kendaraan roda dua ke sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi lintasan balap liar, pada Sabtu malam (20/5/2017).

Sebanyak 48 personil gabungan dari polisi dan TNI diterjunkan dalam operasi kali ini. Menggunakan 4 mobil patroli, petugas menyisir sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat berkumpulnya para geng motor untuk melakukan aksi balap liar. Diantaranya kawasan Green Lake, Alam Sutera, dan kawasan Fly Over Pondok Bahar, Cipondoh, Kota Tangerang.

Kabag Ops Polres Metro Tangerang, AKBP Deddy Supriadi menuturkan, kegiatan patroli skala besar ini sedianya bertujuan untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman saat bulan ramadhan salah satunya dengan melakukan antisipasi aksi balapan liar.

"Ini antisipasi menjelang ramadhan, yang paling utama adalah kita mencegah adanya balapan liar, tawuran, prostitusi serta minuman keras. Operasi kali ini kita utamakan pada kantong kantong yang sering dijadikan tempat tongkrongan," katanya kepada Okezone, Minggu dini hari (21/5/2017).

Hasilnya, kata Deddy, petugas mendapati para kawula muda yang tengah nongkrong di kawasan Fly Over ini dengan motor yang tidak memenuhi standar serta tidak dilengkapi dengan surat-surat. Kuat dugaan motor-motor yang tidak sesuai dengan standarisasinya ini akan digunakan dalam aksi balapan liar.

"Untuk motor yang tidak ada surat-suratnya kita lakukan penilangan dan untuk motor yang tidak sesuai dengan spectnya kita akan bawa ke kantor polisi," ucapnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat Tangerang untuk dapat menjaga kondusifitas wilayah menjelang bulan ramadan kali ini. Ia juga meminta masyarakat agar tidak melakukan aksi-aksi yang dapat menggangu ketertiban umum.

"Tentunya dalam menyikapi bulan ramadan ini kita hindari kegiatan seperti balapan liar karena selain meresahkan, dikawatirkan akan menimbulkan korban jiwa," pungkasnya.

(muf)
Live Streaming
Logo
breaking news x