Datangi Kajati Jabar, Pengacara Rizieq: Tak Ada Ucapan Kliennya Bernada Provokatif

Habib Rizieq (foto: Okezone)

Habib Rizieq (foto: Okezone)

BANDUNG - Menyoal Surat Pemberitahuan Dilakukan Penyidikan (SPDP), Tim pengacara Habib Riziq Syihab mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Jalan LLRE Martadinata, Bandung, hari ini Rabu (31/5/2017).

Tim pengacara yang berjumlah 3 orang itu datang untuk memberikan surat bantahan mengenai adanya SPDP, atas laporan baru terkait dugaan provokasi yang ditujukan kepada Rizieq.

"Kedatangan kami ini untuk menyampaikan surat bantahan kami atas terbitnya surat penyidikan dari Ditreskrimum Polda Jabar," ucap ketua bantuan hukum Front Pembela Islam (FPI) Jabar, Ki Agus M Choiri.

Chori memaparkan, sebelumnya telah menerima SPDP terkait provokasi dari Polda Jabar bernomor B/151/V/2017/Ditreskrimum tertanggal 16 Mei 2017 yang dilaporkan seseorang bernama Moch Maryadi.

Menurutnya, laporan tersebut menyatakan bahwa orasi yang dilontarkan Rizieq setelah diperiksa saksi kasus yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri pada 12 Januari 2017 menyulut kemarahan umat sehingga terjadi tawuran.

"Tidak ada ucapan dari klien saya yang bernada provokasi hingga menyebabkan kerusuhan. Itu tidak benar," bantahnya.

Dirinya pun membawa bukti berupa surat bantahan serta rekaman video yang ditujukan pada Kejati Jabar dan diterima Kasipenkum Kejati Jabar, Raymond Ali.

"Dengan surat bantahan dan bukti yang kami serahkan, mudah-mudahan pihak Kejati dapat mempelajari dan meniliti sengan sungguh-sungguh," tegasnya.

(muf)
Live Streaming
Logo
breaking news x