facebook pixel

Supplier Airbag Mobil Terbesar Dilaporkan Bakal Bangkrut

Penggantian inflator airbag (Foto: Reuters)

Penggantian inflator airbag (Foto: Reuters)

NEW YORK - Skandal cacat produk yang menyebabkan ratusan juta mobil di seluruh dunia di-recall membawa perusahaan supplier airbag Takata di ujung tanduk. Produsen alat keselamatan berkendara itu dilaporkan akan bangkrut.

Takata harus mengeluarkan uang miliaran dolar Amerika Serikat untuk mengganti komponen airbag yang cacat pada ratusan juta mobil. Uang itu juga digunakan untuk membayar kompensasi kepada para korban tewas dan luka. Sejauh ini ada 16 orang tewas, yakni di Amerika Serikat dan Malaysia, akibat ledakan airbag. Selain itu 180 orang lainnya mengalami luka.

Airbag dapat mengembang secara berlebihan atau meledak disertai dengan lontaran benda logam yang bisa mengancam nyawa pengemudi dan penumpang di depan.

Dilaporkan Reuters yang mengutip beberapa sumber bahwa Takata akan mengajukan pailit pada awal pekan depan. Perusahaan tengah meminta dukungan keuangan dari perusahaan suku cadang AS, KeySafety System, untuk memenuhi semua kewajibannya. Lalu Key Safety akan mengambil alih semua aset Takata.

Perusahaan baru di bawah Key Safety nantinya akan melanjutkan operasional Takata dengan memproduksi airbag kembali. Selain itu perusahaan juga akan membuat sabuk keselamatan serta produk lainnya.

Sejauh ini pihak Takata dan Key Safety -milik perusahaan supplier komponen China, Ningbo Joyson berbasis di California- masih enggan berkomentar.

Recall kendaraan akibat cacat pada airbag Takata sudah dimulai sejak 2008. Hingga kini terdata lebih dari 100 juta komponen inflator airbag harus diganti. Inflator airbag itu ditanam di mobil Honda, Toyota, Mitsubishi, Ford, Volkswagen, dan lainnya. Proses recall masih berjalan dan diperkirakan baru akan selesai pada akhir 2019.

Permasalahan airbag Takata juga terdeteksi pada mobil-mobil yang dipasarkan di Indonesia. Honda Prospect Motor (HPM) sudah mengumumkan recall sebanyak empat kali dalam empat tahun terakhir. Recall melibatkan ratusan ribu unit kendaraan dari berbagai model, seperti CR-V, Civic, Brio Satya, Brio, dan lainnya. Tahun pembuatannya mulai dari 2002 hingga 2014.

Pada Juli 2016, Toyota Astra Motor juga mengumumkan recall terhadap 40.280 unit kendaraan. Model kendaraan yang di-recall adalah Corolla, Alphard, dan Prius.

(ton)
​