facebook pixel

Tambah Tekanan Angin Ban jika Bawa Banyak Barang saat Mudik

Ilusrasi memeriksa tekanan ban (Americatop10)

Ilusrasi memeriksa tekanan ban (Americatop10)

JAKARTA - Lebaran sudah dekat, aktivitas mudik hanya tinggal menghitung hari saja. Menggunakan kendaraan pribadi saat mudik masih menjadi pilihan utama, karena lebih murah dan hemat. Namun sebelum benar-benar digunakan untuk perjalanan jarak jauh, lebih baik persiapkan kendaraan mulai dari sekarang.

Pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh sangat disarankan supaya aman dan nyaman selama perjalanan. Selain itu, calon pemudik juga harus dibekali pengetahuan umum soal kendaraan, minimal yang terkait dengan ban. Posisi ban berada paling bawah, selain mesin komponen satu ini yang bisa membuat mobil itu bergerak.

Saat mudik umumnya banyak barang yang dibawa ke dalam kedaraan. Di sinilah calon pemudik dituntut harus tahu dalam menyesuaikan barang bawaan dengan tekanan angin pada ban. Bagi pemudik baik yang menggunakan mobil atau motor, jika membawa banyak barang, hal yang wajib dilakukan adalah menambah tekanan angin ban.

"Bagi para pemudik khususnya pengendara sepeda motor, baiknya menambahkan tekanan angin ban 3-4 psi," ujar General Manager Marketing dan Sales Retail PT Gajah Tunggal Tbk, Arijanto Notorahardjo.

Penambahan tekanan angin tersebut, kata Arijanto, karena secara fungsi beban sepeda motor dan tambahannya itu bertumpu pada ban. Kalau motor bebannya ditambah lalu ukuran angin sama, maka tekanan untuk ban akan semakin besar. "Ban itu jika terkena permukaan jalan kalau anginnya cukup, maka menapak maksimal," terang Arijanto.

Meski demikian, jika pemudik tidak membawa banyak barang bawaan dan hanya membawa satu orang, maka tidak perlu menambahkan angin pada tekanan ban sepeda motornya.

"Kalau kondisi ideal, misalnya hanya boncengan berdua, dengan bawaan tas, enggak perlu ditambah angin," imbuhnya.

Sementara itu untuk ban mobil, Poedyo Santosa, instruktur senior Indonesia Road Safety (Irsa) mengatakan, "Kalau muatannya banyak atau bawa barang banyak dan sebagainya ditambah tekanan ban 1-2 psi. Tapi hati-hati jangan terlalu berat dan jangan sampai melebihi kapasitas barangnya. Kenapa karena gaya-gaya yang bekerja di mobil ini akan berbeda.”

Biasanya, lanjut Poedyo, pemudik membawa barang bawaan tambahan di atap mobil. Hal itu tidak disarankan, apalagi mobil yang tak dilengkapi roof rail.

"Sedikit banyak barang bawaan akan mengurangi aerodinamisnya, maka lakukan persiapan semuanya sebelum kita jalan," pungkas Poedyo. (san)

(ton)