facebook pixel

Mengelola Barang Bawaan & Teknik Berkendara Irit dalam Perjalanan Mudik

(Foto: Okezone)

(Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemudik yang jarang melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil perlu memperhatikan beberapa hal terkait persiapan kendaraan yang akan digunakan. Hal ini bukan saja untuk menunjang keselamatan di perjalanan, namun juga kenyamanan.

Sudihendi, trainer Nissan College dari Nissan Motor Indonesia (NMI), saat menyampaikan pemaparan kepada para anggota komunitas Nissan-Datsun terkait persiapan mudik, mengatakan, ada 10 aspek yang perlu diperhatikan pemudik, mulai dari memastikan kendaraan siap digunakan hingga teknik berkendara yang aman dan nyaman.

“Ada 10 aspek yang harus diperhatikan dalam persiapan, yaitu periksa ban, aki, rem, wiper, washer, oli mesin, radiator, lampu, kotak P3K, dan servis rutin secara berkala. Jika semua aspek tersebut dalam kondisi yang baik, akan membawa rasa tenang dalam perjalanan mudik,” paparnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan, lanjut dia, biasanya pemudik membawa barang bawaan yang berlebih sehingga membebani kendaraan. Bobot barang bawaan yang berlebihan akan memengaruhi laju kendaraan dan tentunya kenyamanan. Tak hanya itu, untuk mobil yang bagasinya menyatu dengan kabin penumpang, barang bawaan jangan sampai menutupi kaca belakang. Selain memengaruhi pandangan pengemudi juga dapat membahayakan jika terjadi kecelakaan.

“Perhatikan manajemen barang, pastikan semua barang dalam keadaan terikat atau diberi jaring pengaman, usahakan barang yang berat ada di posisi bawah untuk menjaga stabilitas, dan jangan menaruh bawaan melebihi ketinggian sandaran (jok), karena dapat mengakibatkan cedera serius saat kecelakaan," jelasnya.

Sementara terkait eco-driving skill atau keterampilan mengemudi irit, Sugihendi mengimbau agar para pemudik melakukan akselerasi secara bertahap, hindari membebani mesin atau putaran mesin secara berlebihan, dan menyesuaikan cara berkendara saat menghadapi kemacetan untuk menghindari konsumsi bahan bakar yang boros.

"Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus, dan apabila memungkinkan pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT untuk mengurangi penggunaan bahan bakar," cetusnya.

(ton)