facebook pixel

Jangan Bosan, Cek Ulang Kendaraan Sebelum Digunakan Mudik!

Ilustrasi cek kendaraan (Mototagz)

Ilustrasi cek kendaraan (Mototagz)

JAKARTA - Menggunakan kendaraan pribadi masih menjadi pilihan bagi sebagian pemudik. Persiapan matang baik dari sisi kendaraan maupun fisik pemudik itu menjadi syarat penting kelancaran selama perjalanan. Apalagi di musim mudik waktu tempuh ke tujuan bisa membengkak hingga 100 persen dibandingkan dengan hari biasa.

Karena itu sebelum digunakan, bawa mobil ke beengkel untuk diperiksa sekaligus memastikan apakah komponen-komponen vital kendaraan masih layak untuk digunakan perjalanan jarak jauh atau tidak.

Sekalipun sudah dilakukan, jangan lupa untuk memeriksanya kembali di rumah sesaat sebelum berangkat.

Ada beberapa bagian yang harus diperiksa ulang dan bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa harus pergi ke bengkel.

"Sebenarnya sih untuk perjalanan jauh, mengecek ban, oli, dan cek rem. Ketiga bagian itu kan merupakan komponen fast moving. Jadi satu supaya kalau ban enggak kenapa-kenapa di jalan enggak akan terjadi kecelakaan. Cek oli juga supaya lagi di perjalanan jauh enggak ada trouble. Terus rem, kalau lagi ngebut, lagi buru-buru kan harus butuh sistem pengereman yang maksimal. Rem harus dipastikan, apakah sudah tipis atau belum. Karena mudik kan perjalanan jarak lebih jauh, apalagi sekarang banyak tol," ujar Kurniadi Setiawan, product manager and planning PT Mercedes Benz Distribution Indonesia.

Bila sudah dirasa semuanya beres, kini giliran calon pemudik mengatur barang bawaan. Hal ini sangat penting supaya barang bawaan tidak teralu banyak karena bisa mengurangi kenyamanan saat di jalan. Selain itu gaya-gaya yang bekerja di mobil akan berbeda.

“Perhatikan manajemen barang, pastikan semua barang dalam keadaan terikat atau diberi jaring pengaman, usahakan barang yang berat ada di posisi bawah untuk menjaga stabilitas, dan jangan menaruh bawaan melebihi ketinggian sandaran (jok), karena dapat mengakibatkan cedera serius saat kecelakaan," jelas Sudihendi, trainer Nissan College dari Nissan Motor Indonesia (NMI).

Sementara itu supaya tidak boros dalam penggunaan bahan bakar, Sugihendi mengimbau agar para pemudik melakukan akselerasi secara bertahap, hindari membebani mesin atau putaran mesin secara berlebihan, dan menyesuaikan cara berkendara saat menghadapi kemacetan untuk menghindari konsumsi bahan bakar yang boros.

"Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus, dan apabila memungkinkan pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT untuk mengurangi penggunaan bahan bakar," cetusnya. (san)

(ton)