Image

Dominasi Parlemen Prancis, Tim Macron: Kemenangan Sesungguhnya 5 Tahun Mendatang

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Bertrand Guay/Reuters)

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Bertrand Guay/Reuters)

PARIS – Partai Republik Bergerak (LREM) pimpinan Presiden Emmanuel Macron berhasil meraih kursi mayoritas di Parlemen Prancis. Partai yang baru dibentuk pada 2016 itu bersama koalisinya berhasil menyapu 350 dari 577 kursi yang tersedia di Majelis Rendah.

Keberhasilan tersebut dapat memuluskan ambisi Presiden Macron dalam memperbarui Prancis selama masa jabatannya hingga 2022 mendatang. Juru bicara Pemerintahan Prancis, Christophe Castaner menuturkan, kemenangan sesungguhnya baru diraih lima tahun mendatang.

“Kemenangan yang sesungguhnya tidak terjadi semalam, tetapi dalam lima tahun mendatang ketika kita berhasil melakukan perubahan,” ujar Christophe Castaner kepada radio RTL, mengutip dari Reuters, Senin (19/6/2017).

Ia menambahkan, Perdana Menteri Edouard Philippe dan kabinet yang dibentuknya harus segera mengundurkan diri menyusul hasil tersebut. Kabinet baru akan dibentuk dalam beberapa hari ke depan. Meski mundur, Christophe Castaner yakin Edouard Philippe akan kembali dipilih sebagai perdana menteri.

Meski hasil pemilihan legislatif dalam dua putaran (11 dan 18 Juni 2017) akan memuluskan langkah Macron dalam memerintah, nyatanya antusiasme publik Prancis menurun drastis. Hal itu terlihat dari rendahnya partisipasi pemilih. Sejumlah pakar berpendapat, rakyat Prancis dilanda kejenuhan usai pemilihan presiden Mei lalu dan kecewa terhadap partai politik.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x