Jelang Idul Fitri, Jokowi Perintahkan TNI Dukung Polri Jaga Kamtibmas

Presiden Jokowi dan Panglima TNI

Presiden Jokowi dan Panglima TNI

JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1438 H.

Jokowi menjelaskan, masyarakat menunggu hasil kerja nyata dari seluruh prajurit TNI. Sebab itu, Kepala Negara mengintruksikan agar TNI terus meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"‎Pada momentum menjelang hari raya Idul Fitri sekarang ini, saya minta TNI memberikan dukungan penuh pada Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Masyarakat menunggu hasil kerja nyata kita, terus tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme kerja kita," ujar Jokowi saat menghadiri acara buka puasa bersama TNI di Mabes Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/6/2017).

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo pun memastikan, pihaknya tidak akan pernah gagal dalam menjaga keutuhan bangsa. Pasalnya, apabila TNI gagal melaksanakan misinya maka Indonesia akan hilang.

"Sepanjang sejarahnya TNI menjaga keutuhan negara itu tidak boleh gagal. Kalau gagal negara ini akan hilang," kata Gatot.

Gatot mengingatkan, bagaimana perjuangan pemuda yang menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat negara masih dijajah Belanda. Kala itu, sambung dia, pemuda berikrar lewat sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928.

"Yang menyatukan perjuangan seluruh Nusantara yang 250 tahunan itu kita bersifat ke daerahan. Yang sadar pertama kali itu pemuda, makanya pemuda lahirkan sumpah pemuda. Sehingga pemuda harus bertanggungjawab, karena masa depan bangsa adalah pemuda‎," terang Gatot.

Gatot memastikan, TNI akan siap membantu Polri dalam menjaga Kamtibmas selama momentum Lebaran 1438 H. Ia menambahkan, bahwa TNI akan ‎patuh dalam melaksanakan UU termaksuk apabila diamanahkan memberangus terorisme yang tengah dibahas DPR dalam RUU Anti-Terorisme.

‎"Saya katakan TNI adalah aparatur negara yang patuh hukum apapun yang sudah jadi UU pasti dipatuhi TNI. Karena Panglimanya TNI adalah UU," pungkasnya.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x