Mahasiswa Manfaatkan Kulit Nanas untuk Sampo Anti-Ketombe

Foto: Dok Undip

Foto: Dok Undip

JAKARTA - Kulit buah umumnya disingkirkan dan menjadi limbah yang tak terpakai. Namun di tangan mahasiswa, limbah kulit buah bisa menjadi kreasi yang tak terpikirkan.

Seperti yang dilakukan para mahasiswa di Semarang yang memanfaatkan limbah kulit buah nanas menjadi sampo. Sekelompok mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Diponegoro (Undip). Mereka adalah Astrid Noviana, Ayu Munti Nilamsari, Rina Yuniarti, Muhammad Rizqi, dan Khisnun Baani.

Salah satu mahasiswa, Ayu Munti mengaku tidak mudah memformulasikan limbah kulit nanas menjadi sampo yang kualitasnya menyerupai sampo komersil. Namun setelah melakukan serangkaian uji coba, sampo kulit nanas tersebut berhasil dibuat dengan meminimalkan penggunaan bahan kimia.

"Kami juga membaca penelitian mengenai senyawa pada kulit nanas yang ternyata hampir sama dengan daging buah nanas. Salah satunya kandungan enzim bromelin yang berfungsi sebagai anti-ketombe," jelas Ketua Tim Astrid Noviana seperti dilansir dari laman Undip, Selasa (20/6/2017).

Selain memanfaatkan limbah kulit nanas menjadi sampo, kelima mahasiswa Undip tersebut juga mengadakan pelatihan pembuatan sampo ini pada masyarakat sekitar Desa Belik, Pemalang.

Yunita, salah satu masyarakat Desa Belik, mengatakan pelatihan ini mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sekitar.

"Harapannya selain mengurangi limbah kulit nanas, sampo kulit nanas ini dapat diproduksi secara masal dan dapat diperjual belikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Belik," harapnya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x