Remaja Muslim AS Diculik dan Dibunuh saat Pulang dari Masjid

Nabra Hassanen. (Foto: All Dulles Area Muslim Society)

Nabra Hassanen. (Foto: All Dulles Area Muslim Society)

STERLING – Seorang remaja Muslim diculik dan diduga telah dibunuh saat pulang salat dari masjid di Sterling, Virginia, Amerika Serikat (AS). Di hari yang sama, polisi menemukan jasad seorang perempuan yang diyakini sebagai Nabra Hassanen, remaja Muslim yang hilang tersebut di sebuah kolam di Sterling.

Juru Bicara Kepolisian Fairfax County, Tawny Right mengatakan, polisi telah menangkap Darwin Martinez Torres seorang pemuda berusia 22 tahun yang diduga sebagai pelaku pembunuhan Nabra. Namun, mereka tidak menyelidiki kasus ini sebagai sebuah kejahatan kebencian.

"Selama wawancara, detektif tidak mendapatkan indikasi bahwa serangan tersebut merupakan insiden yang menargetkan atau berdasarkan bias rasial,” kata Wright sebagaimana dikutip dari CNN, Selasa (20/6/2017).

Pihak berwenang menunggu pemeriksaan medis untuk menentukan identitas jasad gadis itu dan bagaimana dia meninggal sebelum mengumumkan identitasnya, kata Wright. Namun sebuah pernyataan dari kantor Wakil Gubernur Virginia mengatakan bahwa "detektif dan kerabat percaya bahwa mayat tersebut ditemukan Nabra Hassanen".

Remaja berusia 17 tahun itu terakhir kali terlihat diserang oleh seorang pria yang mengemudikan mobil dalam perjalanan pulang bersama teman-temannya dari masjid di kompleks All Dulles Area Muslim Society (ADAMS), Sterling. Polisi baru memulai pencarian setelah Nabra dilaporkan hilang pada Minggu, 18 Juni, pukul 4 pagi.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x