Gajraj, Gajah yang Dirantai di Sebuah Kuil Selama 50 Tahun Tiba di Rumah Baru

Gajraj tiba di rumah baru. (Foto: SWNS)

Gajraj tiba di rumah baru. (Foto: SWNS)

MAHARASHTRA - Gajraj yang telah menghabiskan hidupnya selama hampir 60 tahun lamanya dalam kondisi dirantai akhirnya bisa benar-benar menikmati kebebasannya. Gajah berusia lebih dari 70 tahun itu mendapatkan rumah barunya setelah diselamatkan oleh kelompok penyelematan hewan, SOS.

Gajraj sebelumnya ditangkap dari alam liar ketika masih anak-anak dengan cara kekerasan. Gajah malang itu dipukuli dan kemudian di rantai di kuil Hindu Yami Devi di Aundh, Maharashtra, India selama 58 tahun untuk keperluan ritual pemujaan.

Gajraj mandi pasir di rumah barunya. (Foto: SOS)

Dan pada Senin 19 Juni, Gajraj tiba di sebuah penangkaran dan dibiarkan bebas tanpa belenggu. Gajraj yang juga memiliki arti sebagai 'raja' atau 'bocah besar' menderita cidera di bagian kaki dan pinggul akibat jeratan rantai yang selama setengah abad membelitnya. Ia juga mengalami kebutaan sebagian sebagaimana dimuat oleh Mirror, Rabu (21/6/2017).

Momen mengharukan saat Gajraj tiba di rumah barunya terekam dalam sebuah video. Gajah besar tersebut nampak ragu-ragu saat hendak keluar dari kendaraan yang mengangkutnya sehingga dibantu oleh beberapa orang.

Sumber: Mirror

Gajraj diketahui melakukan perjalanan sejauh 1.500 kilometer (km) untuk bisa sampai ke rumah barunya di Wildlife SOS Elephant Care & Conservation Center di Mathura, India. Ia kini dijadwalkan untuk menjalani perawatan guna memulihkan kesehatannya.

"Gajraj dengan cepat mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Ia makan buah dengan lahap dan mandi debu,"

Sebelumnya, di Guruvayur, Gajraj ditempatkan persis di samping sebuah patung dewa guna memancing para pengunjung kuil agar mau memberikan sedekah berupa uang. Gajraj bahkan bisa membuat kuil tersebut mendapat sumbangan sekira Rp7 miliar per tahunnya.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x