Soal SMS Ketum Perindo Hary Tanoe, MAKI: Jaksa Agung Tukang Ngarang!

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto: Dokumentasi Partai Perindo)

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto: Dokumentasi Partai Perindo)

JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman mengatakan, Jaksa Agung, HM Prasetyo telah membuat kabar bohong atau hoax terkait penetapan tersangka Ketua Umum Partai Perino Hary Tanoesoedibjo dalam kasus SMS kepada Jaksa Yulianto.

Menurut dia, HM Prasetyo yang merupakan Jaksa Agung seharusnya tidak boleh asal mengucapkan penetapan tersangka terhadap orang lain. Padahal, sambung Boyamin, yang menangani kasus SMS tersebut adalah pihak kepolisian bukan institusi di bawah naungan HM Prasetyo.

"Senyatanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) belum menyebut nama tersangka. Lho, Jaksa Agung kok mengatakan itu artinya tidak ada dasar. Berarti Jaksa Agung tukang ngarang," kata Boyamin kepada Okezone, Selasa (20/1/2017).

Dalam kasus ini, Boyamin melihat ada unsur kesengajaan yang dilakukan HM Prasetyo dalam memberikan kabar bohong yang dapat menyesatkan masyarakat. Oleh karenanya, dia meminta Presiden Joko Widodo mencopot HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung.

"Karena Prasetyo offside, maka layak untuk dicopot," tutur Boyamin.

(ran)
Live Streaming
Logo
breaking news x