Soal SMS Hary Tanoe Dimunculkan Lagi, Praktisi Hukum: Ini Jelas Politik

Hary Tanoesoedibjo saat mendatangi Bareskrim Polri (M Sabki/Okezone)

Hary Tanoesoedibjo saat mendatangi Bareskrim Polri (M Sabki/Okezone)

PALEMBANG – Pesan singkat atau SMS dikirim Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo ke Jaksa Yulianto dilaporkan ke polisi. Kasus dilaporkan Yulianto itu sebenarnya perkara lama yang kini diungkitkan lagi. Praktisi hukum dari Sumatera Selatan Febuar Rahman menilai, kasus ini sangat politis.

Menurutnya, SMS yang dijadikan barang bukti untuk menjerat Hary Tanoe merupakan kasus lama yang sebelumnya tidak lagi dipersoalkan, tetapi dimunculkan kembali.

"Ini sudah tidak lagi dipersoalkan kemudian diangkat kembali. Jangan ada main mata antara polisi dan kejaksaan. Yang buka inikan polisi, tetapi Jaksa Agung berani menyatakan bahwa ini tersangka seolah sudah ada deal," kata Febuar Rahman, Selasa (20/6/2017).

"Aneh suatu perkara yang sudah ditutup tapi dimunculkan kembali, ini sudah jelas menyangkut politik bukan hukum, ini dijadikan alat untuk memukul lawan politik. Hukum dijadikan alat untuk memukul saingan-saingan politik atau kompetitor-kompetitor politik," pungkas Febuar Rahman.

(sal)
Berita Rekomendasi
Live Streaming
Logo
breaking news x