Malam Ini, Pemudik Diprediksi Mulai Padati Pelabuhan Merak

Pelabuhan Merak (Foto: Feri Usmawan)

Pelabuhan Merak (Foto: Feri Usmawan)

MERAK - Pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak memprediksi pemudik yang menyeberang di Pelabuhan Merak akan meningkat malam ini. Pasalnya, saat ini telah memasuki H-5 Lebaran.

General Manager PT ASDP Cabang Merak Tommy L Kaunang mengatakan, rekapitulasi data Posko Merak terhitung Senin 19 Juni pukul 08.00 WIB hingga hari ini, pukul 08.00 WIB, sekira 57.384 orang penumpang menyeberang ke Bakauheni, Lampung. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding tahun lalu,

Meskipun kepadatan penumpang pada H-5 tidak setinggi tahun lalu, sambung Tommy, malam nanti diperkirakan arus penumpang akan mulai meningkat.

"Sejak H-7 atau Minggu (18 Juni) hingga Selasa (20Juni) dini hari arus penumpang belum signifikan khususnya pejalan kaki. Relatif masih sepi. Diperkirakan mulai nanti malam dan besok akan mulai ramai sebelum puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada Kamis (22 Juni) dan Jumat (23Juni)," ujar Tommy, Selasa (20/6/2017).

Sementara itu, data produksi hingga pukul 08.00 WIB tercatat trip kapal mencapai 127 trip selama 24 jam, atau naik 30,9 persen dibandingkan periode tahun lalu yang mencapai 97 trip.

Adapun total penumpang mencapai 57.384 orang atau turun 20,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 72.033 orang, yang terdiri dari pejalan kaki 9.795 orang atau turun 21,1 persen dibandingkan tahun lalu 12.421 orang, dan penumpang di dalam kendaraan 47.589 orang atau turun 20,4 persen dibandingkan tahun lalu 59.612 orang.

Lalu, jumlah sepeda motor 2.977 unit atau turun 33,6 persen dibandingkan tahun lalu 4.486 unit, roda 4 (kendaraan kecil) sebanyak 6.415 unit atau turun 19,9 persen dibandingkan tahun lalu 8.008 unit, bus 392 unit atau turun 3,9 persen, truk 1.675 unit atau naik 30,4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.285 unit.

"Dan jumlah kendaraan roda 4 lebih 8.482 unit atau turun 12,6 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 9.701 unit. Sehingga jumlah total kendaraan mencapai 11.459 unit atau turun 19,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 14.187 unit," tutup Tommy.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x