Setubuhi Bocah 11 Tahun Berulang Kali, Piter Divonis 10 Tahun Penjara

Ilustrasi

Ilustrasi

PINANG - Agustinus Kalpiter Bahri alias Piter (39), terdakwa kasus pencabulan bocah 11 tahun, divonis 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, pada Selasa siang. Piter terbukti bersalah telah mencabuli korban berinisial AM sebanyak tujuh kali. Atas putusan majelis hakim tersebut keluarga korban tidak terima karena dinilai terlalu rendah.

Dalam persidangan yang diketuai majelis Hakim Afrizal, terdakwa disebut terbukti secara sah menyakinkan telah menyetubuhi korban secara berulang ulang. Terdakwa melakukan dengan cara merayu korban, kemudian menyetubuhinya.

"Majelis hakim menjatuhkan pidana 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta, apa bila denda tidak dibayar maka diganti dengan enam bulan penjara," kata Afrizal dalam persidangan.

Selanjutnya, putusan ini dipotong dengan masa tahanan yang telah dijalani terdakwa. Piter juga dibebani dengan biaya perkara sebesar Rp2.000. Kemudian, terdakwa tetap berada di dalam tahanan. "Perbuatan pelaku terbukti bersalah maka harus dipertanggungjawabkan," ujar dia.

Dia menyampaikan, Piter menjahati korban dalam kurun waktu November 2016. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Terdakwa melakukannya sebanyak tujuh kali dengan mengimingi korban dengan uang jajan Rp5 ribu," ujar Afrizal.

Mendengar putusan itu, terdakwa didampingi penasehat hukumnya Annur Syaifuddin menerima putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Sementara Jaksa Penuntut Umum Dani K Daulay menyampaikan masih pikir-pikir. Keluarga korban yang menghadiri persidangan ini menyampaikan tidak terima dengan putusan Majelis Hakim.

"Maunya dihukum semaksimal mungkin, anak baru kecil, masa depannya sudah hancur," ujar ibu korban sambil meneteskan air mata.

(ris)
Live Streaming
Logo
breaking news x