Image

KPAI Terima Aduan Terkait Dugaan Tontonan Pornografi di Pesawat Garuda

Ilustrasi (Foto: Ist)

Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat pengaduan masyarakat atas dugaan muatan pornografi dalam fitur hiburan di Maskapai Garuda Indonesia. Persoalannya, video tersebut ditempatkan dalam kelompok untuk anak-anak.

"Kami mendapatkan aduan adegan pornografi dalam film kartun berjudul "Justice League" dalam kelompok Video Anak," kata Komisioner KPAI Susanto di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Film kartun animasi "Justice League" ini menggambarkan tokoh-tokoh super hero yang memiliki kekuatan super untuk melawan ketidakadilan. Namun, di tengah jalan cerita, ada adegan pornografi yang sangat tidak pantas disaksikan anak-anak. Video tersebut disaksikan dalam penerbangan Jakarta-Surabaya Flight GA0325.

"Dari pendalaman ditemukan bahwa fitur hiburan yang disajikan oleh Garuda Indonesia terdapat 14 film yang dikelompokkan dalam kategori kids atau anak. Kesemuanya film asing. Tak satupun film Indonesia," katanya.

Film tersebut, tersedia pada penerbangan Garuda, baik domestik maupun internasional. Dalam film berdurasi 23 menit itu, adegan pornografi pada dua bagian pada menit 15.08 dan menit 16.28-16.37.

KPAI meminta kepada Direksi Garuda Indonesia agar melakukan langkah-langkah internal untuk penegakan aturan, menjalankan mekanisme pertanggungjawaban internal dan perbaikan segera.

"Audit kinerja terkait dengan perlindungan anak perlu segera dilaksanakan. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia sebagai organ negara memiliki tanggungjawab perlindungan anak," katanya.

KPAI menyayangkan adanya konten pornografi sebagaimana disampaikan masyarakat tersebut. "Tentu, suatu hal yang tidak pantas terjadi, apalagi maskapai yang dikelola oleh negara," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan dari pihak Maskapai Garuda Indonesia terkait aduan tersebut.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x