Image

Heboh! Siswi SMP Di-Bully, Korban Dijambak, Dipukul hingga Disuruh Mencium Kaki

Foto: Diambil dari Instagram @Lambe_turah

Foto: Diambil dari Instagram @Lambe_turah

JAKARTA - Sebuah video aksi bullying di sekolah menghebohkan netizen. Video tersebut menunjukkan aksi beberapa orang siswa dan siswi SMP tengah menyiksa siswa lainnya dengan cara dijambak, dipukul hingga disuruh mencium kaki.

Video aksi tak terpuji pelajar ini diunggah oleh akun @lambe_turah. Video tersebut lantas viral dan membuat netizen beramai-ramai mengecam aksi bullying tersebut. Total ada 34 ribu lebih warganet yang berkomentar di postingan di Istagram itu.

Dalam video tersebut, seorang siswi tampak dikerubungi sejumlah teman-temannya. Beberapa orang kemudian merekam aksi seorang siswa dan siswi yang dengan kasarnya menjambak rambut hingga memukul tubuh korban bully tersebut.

Layaknya sedang beradegan di sinetron, teman-temannya yang merekam tampak memberi aba-aba sebelum aksi bully dilakukan. Setelah aksi menjambak dan memukul, korban disuruh untuk mencium tangan pelaku.

"Sekarang foto yuk semua yuk, tu dua tiga," kata seorang siswa memberikan aba-aba sebelum memotret korban yang disuruh mencium tangan temannya.

Aksi bullying tak berhenti di situ, korban kemudian disuruh bersujud dan mencium kaki temannya.

@Lambe_turah beberapa jam setelahnya mem-posting pernyataan polisi bahwa kejadian tersebut di SMP di Tanah Abang, korbannya kelas 7 SMP.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim membenarkan adanya kejadian bullying tersebut.

"Itu benar ada kejadian bullying kepada seorang remaja perempuan pada hari Jumat 14 Juli 2017 jam 13.30 di lantai 3A di Thamrin City," ujar Mustakim kepada Okezone, di Polsek Tanah Abang, Senin (17/7/2017).

Mustakim juga menjelaskan, kejadian tersebut berawal karena korban cekcok mulut dengan salah satu pelaku. Pada hari berikutnya, korban pun dihadang lalu dibawa ke lokasi tersebut.

"Awal mulanya antara korban cekcok mulut sama salah satu terduga pelaku yang cewek. Di hari berikutnya korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City, lalu di sana sudah ada teman-teman pelaku yang nunggu, lalu dilakukan perbuatan dengan kekerasan seperti itu, ada laki-laki dan perempuan yang melakukannya," papar Mustaqim.

Ia juga mengatakan, terkait kasus ini pihak korban sudah melakukan pelaporan dan visum. Polsek Tanah Abang saat ini juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(qlh)
Live Streaming
Logo
breaking news x