Image

Kisah Petani yang Berurusan dengan Polisi karena Jeruk

Foto: Balipost

Foto: Balipost

BANGLI - I Putu Ar, warga asal Banjar Belong Desa Ban, Tianyar, Karangasem  harus merasakan dinginnya jeruji besi karena berurusan dengan pihak kepolisian.

Pria 28 tahun yang berprofesi sebagai petani ini ditangkap setelah aksinya mencuri buah jeruk di Banjar Wanasari, Desa Kintamani kepergok pemilik kebun. Ar diamankan polisi bersama barang bukti berupa tiga karung jeruk hasil curian dan sepeda motor miliknya.

Informasi yang dihimpun, Senin (17/7/2017), pelaku melakukan aksi pencurian di sebuah kebun milik I Wayan Sawantara (38) di Banjar Wanasari, Desa Kintamani pada Minggu (16/7) malam.

(Baca juga: Gara-Gara Mencuri Jeruk, Pria Ini Harus Berurusan dengan Polisi).

Di malam yang sama yakni sekira pukul 21.00 Wita, korban bersama istrinya kebetulan sedang melakukan ronda di sekitar kebun jeruk miliknya. Belakangan ini korban memang rutin melakukan ronda lantaran kebunnya pernah menjadi sasaran maling.

Saat tengah melakukan ronda, korban memergoki pelaku sedang memikul karung berisi buah jeruk. Bersama istrinya, korban langsung berusaha mengamankan pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani.

Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan yang dikonfirmasi mengatakan, dari hasil interogasi yang dilakukan pihaknya, pelaku mengakui semua perbuatannya. Pelaku mengaku telah mencuri buah jeruk di wilayah Kintamani sebanyak dua kali.

“Berdasarkan hasil koordinasi, penyidikan kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Bangli,” tegas AKP Dewa Oka.

(fmi)
Live Streaming
Logo
breaking news x