Image

Antisipasi Kebakaran Kapal, Diusulkan di Setiap Kapal Ada Mesin Pemadam Portabel

Ilustrasi (Foto:Dok.Okezone)

Ilustrasi (Foto:Dok.Okezone)

PATI - Insiden kebakaran yang melanda belasan kapal nelayan di Juwana, Pati, Jawa Tengah, dua bulan terakhir mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah. Kebakaran pertama terjadi pada 2 Juni, yang menyebabkan lima kapal motor ludes. Disusul kebakaran pada Sabtu 15 Juli 2017 yang melalap 12 kapal.

"Pada kejadian terakhir ini api sulit dipadamkan karena keterbasan akses menuju lokasi. Bahkan tadi api kembali berkobar yang diduga berasal dari bara api kemudian menyulut sisa bahan bakar di kapal," tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pati, Sanusi Siswoyo, Senin (17/7/2017).

Besarnya kerugian akibat kebakaran kapal itu menjadi pengalaman buruk, sehingga perlu langkah antisipasi agar tak terulang kembali. Lokasi terbakarnya kapal yang tak bisa dijangkau armada pemadam dari jalur darat, sehingga diperlukan cara mengendalikan api melalui air atau laut.

"Kemarin pada Sabtu malam itu ada rekayasa pemadaman api dengan cara mencopot mesin pemadam dari mobil kemudian dipindah ke kapal. Dan itu cukup efektif untuk memadamkan api. Makanya kita usulkan kepada Pak Bupati melalui Dinas Perikanan untuk pengadaan mesin itu," jelasnya.

Mesin pemadam portabel itu akan sangat berguna jika terjadi kebakaran di lokasi yang tak bisa dijangkau melalui jalur darat. Kapal pengangkut mesin tersebut juga tak akan kesulitan membawa air, karena hanya perlu menyedot dari sungai atau laut.

"Semoga ini bisa direalisasikan secepatnya. Mesin ini sangat efektif, karena prinsipnya seperti pompa air. Tinggal nyedot saja lalu disemprotkan. Air di laut atau sungai kan banyak sekali," tutupnya.

(ulu)
Live Streaming
Logo
breaking news x