Image

Naik Vespa, La Nyalla Daftar Cagub Jatim di Partai Demokrat

La Nyalla saat daftar ke Partai Demokrat (foto: Nurul Arifin/Okezone)

La Nyalla saat daftar ke Partai Demokrat (foto: Nurul Arifin/Okezone)

SURABAYA - Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti daftar sebagai calon gubernur (Cagub) Jawa Timur di Partai Demokrat, Jawa Timur.

Datang ke Kantor Partai Demokrat di Jalan Kertajaya, Surabaya, mantan Ketua Umum PSSI ini mengendarai sepeda motor Vespa dengan iringi rebbana. Sejumlah pendukungnya pun ikut mengantar dan berorasi di depan kantor tersebut.

Tiba di kantor DPD Partai Demokrat, La Nyalla disambut sejumlah pengurus, diantara Sekrtaris DPD Partai Demokrat Renville Antonio dan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Masykur dan sejumlah pengurus lainnya. Partai Demokrat menutup pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur hingga tanggal 31 Juli 2017.

La Nyalla mengaku memang sengaja mendaftar ke Partai Demokrat, kerana saat ini hanya partai demokrat saja yang membuka pendaftaran calon.

"Saat ini yang membuka pendaftaran hanya Partai Demokrat yang membuka pendaftaran. Makanya saya daftar kesini," kata La Nyalla ditemui di Kantor Partai Demokrat Jawa Timur, Senin (17/07/2017).

 

Sementara itu, Renville mengaku, Partai Demokrat memang membuka pendaftaran calon baik Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Timur. Semua dipersilakan untuk mendaftar di partai Demokrat baik kader maupun non kader.

Sebelumnya juga ada yang mendaftar yakni Inspektur Propinsi Jawa Timur Nurwiyatno. Sama seperti sebelumnya, pihak Partai Demokrat menerima setia pendaftar untuk selanjutnya akan dilakukan pembahasan di internal partai.

Dalam pendaftaran ini, memang tidak dihadiri Ketua DPP partai Demokrat Seokarwo. "Ketua kami memang tidak bisa hadir. Nanti ada waktunya semua pendaftar akan dikumpulkan dan bertemu dengan ketua kami," jelas Renville.

Selanjutnya, setelah proses pendaftaran ini, Renville meminta kepada tim dari La Nyalla untuk segera melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan oleh partai.

"Berkas itu harus ada di kantor kami sebelum tanggal 31 Juli. Jadi kami minta kepada timnya Pak Nyalla untuk melengkapinya," pungkasnya.

(wal)
Live Streaming
Logo
breaking news x