facebook pixel

Siswa SMP Belajar Menganalisis Kecelakaan Sepeda Motor di Acara MOS

Siswa SMP Negeri 7 belajar menganalisis kecelakaan sepeda motor (Astra Motor Jateng)

Siswa SMP Negeri 7 belajar menganalisis kecelakaan sepeda motor (Astra Motor Jateng)

JAKARTA - Program masa orientasi siswa (MOS) tidak melulu diisi dengan materi pengenalan lingkungan sekolah. Di SMP Negeri 7 Semarang, Jawa Tengah, hari pertama MOS, Senin 17 Juli 2017, juga diisi dengan materi safety riding.

Memang, siswa kelas 7 SMP belum boleh mengendarai sepeda motor. Karena itu, materi safety riding yang diisi oleh main dealer Astra Motor Jateng, ini berisi seputar aturan lalu lintas dan penyebab mengapa kecelakaan melibatkan sepeda motor bisa terjadi.

Supervisor Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah Oke Desiyanto mengatakan, kegiatan ini merupakan cara berbeda untuk bisa menanamkan virus safety riding kepada seluruh lapisan elemen masyarakat di Indonesia.

"Jadi tantangan, karena kami harus memberikan materi keselamatan berkendara kepada siswa-siswi yang belum diperbolehkan untuk mengendarai sepeda motor. Sehingga materi yang kami berikan cukup berbeda, tapi pada intinya adalah cari aman di jalan raya," ujar Oke,d alam keterangannya.

Materi diberikan terdiri dari teori di kelas serta praktik di luar. Siswa-siswi mendapatkan edukasi mengenai aturan lalu lintas, tertib dan beretika di jalan raya, serta mengidentifikasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor di jalan raya. Peserta belajar menganalisis berbagai macam kecelakaan yang melibatkan sepeda motor.

Dari materi safety riding ini para siswa baru dituntut untuk bisa melihat permasalahan yang terjadi pada beberapa kasus kecelakaan yang sering ditemukan. Kemudian mencari faktor-faktor penyebab dan risikonya, serta memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terlihat.

"Sehingga nanti pada saat tiba waktunya mengendarai sepeda motor mereka bisa berhati-hati," harapnya.

(ton)
​