Image

Pria AS Selamat dari Maut Setelah 40 Menit Tanpa Denyut Nadi

John Ogburn (tgh) bersama kedua penolongnya, Lawrence Guilar (ki) dan Nikolina Bajic (ka). (Foto: Keluarga Ogburn)

John Ogburn (tgh) bersama kedua penolongnya, Lawrence Guilar (ki) dan Nikolina Bajic (ka). (Foto: Keluarga Ogburn)

CHARLOTTE – John Ogburn, mengalami sebuah kejadian luar biasa yang mungkin tidak diingatnya saat dia selamat dari maut setelah berada dalam kondisi tanpa denyut selama lebih dari 40 menit. Beruntung, nyawanya berhasil ditolong oleh petugas kepolisian yang menjawab panggilan darurat.

Pria berusia 36 tahun itu menderita gagal jantung saat bekerja di rumahnya di Charlotte, North Carolina, Amerika Serikat (AS) pada 26 Juni lalu. Dua polisi yang kebetulan berada di dekat lokasi segera menjawab panggilan darurat dan memberinya pernafasan buatan untuk John.

Kedua polisi tersebut, Lawrence Guilar dan Nikolina Bajic secara bergantian memberikan pernafasan buatan selama 42 menit sampai denyut nadinya kembali. Usaha keduanya mendapatkan apresiasi yang tinggi karena sebenarnya petugas panggilan darurat tidak perlu memberikan pernafasan buatan setelah korban kehilangan denyut nadi selama 20 menit.

Setelah denyutnya kembali, John kemudian dibawa ke rumah sakit di mana dokter menempatkannya dalam kondisi koma dan membantunya pulih sepanjang pekan. Dia dilaporkan telah sadar dan disarankan untuk tidak mengemudi selama enam bulan dan mengurangi pekerjaan yang dilakukan.

"Tingkat energi saya belum seperti sebelumnya, tapi itu mungkin karena rutinitas saya sedikit berubah. Kombinasi dari penekanan dada dan defibrillator internal sedikit sakit, tapi jika hanya itu yang harus saya keluhkan, maka keadaan saya sangat baik," ujarnya sebagaimana dilansir BBC, Selasa (18/7/2017).

John mengatakan masih berusaha memikirkan bagaimana memanfaatkan kesempatan kedua yang diberikan kepadanya setelah lolos dari kematian. Dia merasa berhutang kepada dua penyelamatnya yang berusaha lebih keras dari yang seharusnya sehingga dia masih bisa menjalani hari-hari setelah kejadian itu.

"Dalam kerangka waktu tertentu mereka seharusnya menyatakan saya telah meninggal, tetapi ternyata tidak, mereka terus berusaha menyelamatkan saya. Dan saya sangat berterima kasih karena hal itu dan kepada mereka,” pungkasnya.

(fmh)
Live Streaming
Logo
breaking news x