Image

Meninggal Usai Minum Kopi, Ada Kesamaan Antara Kasus Mirna & Firman

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Tewasnya remaja bernama Firman Hidayat (16) saat menikmati kopi yang dicampur es pada Rabu 12 Juli 2017, di Pasuruan, Jawa Timur, tentu mengingatkan kita pada kasus serupa yang menumpa Wayan Mirna Salihin yang meninggal karena minum kopi Vietnam beberapa waktu lalu.

Baik Mirna maupun Firman, mempunyai gejala yang sama sebelum meninggal dunia yaitu mengalami kejang-kejang. Eki Firman Maulana rekan almarhum mengungkapkan, almarhum mengalami kejang-kejang sebelum jatuh dan meninggal tidak ada gejala aneh pada korban.

Maulana dan korban sempat berbincang ringan dan bercerita terkait pilihab sekolah di SMK atau SMA. Namun, tak lama meminum es kopi jenis cappuccino tersebut Firman kejang dan jatuh dari tempat duduknya.

Mirip dengan kasus pembunuhan Mirna yang awalnya bersama dengan Hani dan Jessica, bertemu di Kafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu, 6 Januari 2016. Setelah menyeruput es kopi Vietnam pesanannya, Mirna tiba-tiba kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia.

Pengacara Jesica Kumala Wongso, Otto Hasibuan pun menegaskan, kematian yang dialami Firman Hidayat tersebut menunjukan bahwa kopi bisa menyebabkan kematian secara alami. Hal itu, juga didukung dengan adanya penelitian di jurnal Mayo Clinic Proceeding yang menyebutkan konsumsi kopi bisa menimbulkan kematian.

Studi yang dimaksud Otto tersebut menyebutkan, konsumsi tinggi kopi berkaitan dengan peningkatan resiko kematian pada orang yang berusia di bawah 55 tahun. Berdasarkan kelompok usia, risiko kematian akibat semua penyebab (jantung, diabetes, dan yang lain) naik lebih dari 50 persen baik bagi bagi lelaki dan perempuan yang lebih muda dari 55 tahun. Hanya saja, menurut peniliti tak ada dampak besar yang ditemukan pada peminum berat kopi berusia di atas 55 tahun.

Dalam studi tersebut, para peneliti dari University of South Carolina meneliti konsumsi kopi lebih dari 43.000 orang yang berusia antara 20 dan 87 tahun mulai 1971 sampai 2002. Selama pertengahan masa penelitian berdurasi 17 tahun, lebih dari 2.500 peserta meninggal.

“Apa yang dialami Mirna dan Firman ini ada kesamaan. Mereka sama-sama kejang dan meninggal lantara minum kopi. Maka keyakinan saya, bahwa Mirna meninggal bukan karena sianida semakin bulat dan kuat. Saya yakin kematian Mirna adalah alami (natural death) seperti kematian Firman di Pasuruan,” tegas Otto Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/7/2017).

Banyaknya kematian mendadak yang diakibatkan meminum kopi inilah mendorong tim kuasa hukum Jesica Kumala Wongso mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus kliennya. Dikatakan Otto Hasibuan, kematian akibat meminum kopi banyak dijumpai di negara-negara maju dan berkembang.

“Jika kita cari melalui Google maka kita banyak temukan kasus kematian mendadak akibat minum kopi,” tambahnya.

Otto pun berharap, majelis hakim MA mau mempertimbahkan peninjaukan kembali kasus Jesica karena kliennya tidak bersalah dalam meninggalnya Wayan Mirna Salihin. “Saya minta kearifan Mahkamah agung untuk dapat meninjau tentang kematian Mirna tersebut. Kasihan orang tidak bersalah dihukum. Siapa yang menanggung dosa?“ lanjut Otto.

Seperti diberitakan Konsultan kesehatan saluran cerna dan spesialis penyakit dalam dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, juga mengingatkan, konsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya secara berlebihan dapat memicu efek samping membahayakan.

(Baca Juga: Kematian Mendadak Setelah Minum Kopi Ternyata Sering Terjadi)

"Kita punya banyak pengalaman terkait kematian mendadak akibat konsumsi kafein. Seperti saat seusai pemilu, ada beberapa petugas KPPS meninggal karena mengalami serangan jantung. Setelah diselidiki, mereka habis kelelahan kerja memaksa untuk terus minum kafein, dari kopi dan minuman berenergi," tuturnya.

Oleh karena itu, dr Ari pun mengingatkan masyarakat agar lebih pintar dalam mengatur pola hidup, termasuk bijak mengonsumsi minuman berkafein. Hal ini untuk mencegah dampak kesehatan yang mungkin berakibat fatal bagi tubuh.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x