Image

Sepekan Buron, Aipda AP Resmi Ditahan atas Tewasnya Mimi Terseret Mobil

Ilustrasi (shutterstock)

Ilustrasi (shutterstock)

PEKANBARU - Anggota polisi lalu lintas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau, berinisial Aipda AP ditahan propam setelah buron selama sepekan usai kasus yang menewaskan teman wanitanya Mimi (24). Mimi tewas usai terseret mobil dibawa AP. Oknum polisi itu kini jadi tersangka.

Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi mengatakan, Aipda AP diamakan setelah berkeinginan menyerahkan diri dan bersedia menerima hukuman.

"Kemarin dia menelepon pimpinannya Kapolsek Panggalan Kuras untuk menyerahkan diri dan minta dijemput dari rumahnya. Kemudian anggotapun ke sana menjemput Aipda AP," katanya, Selasa (18/7/2017).

Kemudian pihak Polsek Pangkalan Kuras berkoordinasi dengan Polres Pelalawan terkait kasus Aipda AP. Tim Propam Polres Pelalawanpun lalu membawa Aipda AP. "Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka langsung kita tahan," tegasnya.

Aipda AP mengaku sempat kabur ke Pekanbaru yang berjarak 1,5 jam perjalan dari lokasi tewasnya Mimi. "Di Pekanbaru tersangka mengaku mau menenangkan diri. Setelah itu diapun balik lagi ke Pelalawan dan menyatakan menyerahkan diri," tandasnya.

Petugas sudah menyita satu unit mobil jenis Feroza yang dipakai tersangka dalam tabrakan menewaskan Mimi. Seperti diketahui MM wanita muda terlibat keributan dengan MM di sebuah hotel di Pangkalan Kerinci Ibukota Pelalawan pada 11 Juli lalu. Antara korban dan tersangka sudah saling kenal.

Keributan itu berlanjut hingga pelataran parkir hotel. Aipda AP bergegas masuk ke dalam mobil jenis Jeep Feroza miliknya, lalu korban mengikutinya. Namun saat itu Aipda AP tidak perduli dan langsung mengegas mobilnya. Melihat hal itu, wanita ini memegangi kaca spion mobil korban.

Karena terus memegangi kaca spion, korban pun terseret hingga beberapa meter. Karena luka cukup parah akibat terseret mobil, korban terjatuh dan tewas. Aipda AP lalu kabur, meninggalkan korban di lokasi.

(sal)
Live Streaming
Logo
breaking news x