tragedi sukhoi

Terorisme di Indonesia

Tragedi WTC, Pemicu Hijrah Noordin ke Indonesia

Muhammad Saifullah - Okezone
Rabu, 7 Oktober 2009 23:39 wib

PERISTIWA pengeboman menara kembar WTC di Amerika Serikat pada September 2001 mengubah jalan hidup Noordin M Top. Deklarasi perang AS terhadap terorisme membuat seluruh negara di dunia memburu setiap kelompok yang diduga memiliki kaitan dengan Al Qaeda.

Dalam kaitan ini, polisi Diraja Malaysia pun gencar melancarkan operasi besar-besaran menumpas Jaringan Islamiyah (JI) yang dituding sebagai kepanjangan tangan Al Qaeda di Asia Tenggara. Kebetulan waktu itu, Pesantren Lukmanul Hakiem merupakan Mantiqi (markas) 1 untuk wilayah Singapura, Malaysia, dan Brunei.

Tak pelak Noordin selaku kepala sekolah pun harus hijrah ke negeri tetangga agar jiwanya selamat. Bersama istrinya, Siti Rohma, Noordin pergi ke Desa Pendekar Bahar, Bangko, Rokan Hilir, Riau pada tahun 2002. Wilayah itu dipilih karena letak Rokan Hilir memang berbatasan langsung dengan Malaysia. Akses dari Rohil ke Malaysia bisa ditempuh dengan menggunakan jalur laut.

Setengah tahun di sini, Noordin pindah ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Bersama beberapa anggota keluarganya, Noordin sempat membuka bengkel mobil dan mengorganisir kembali para pengikutnya.

Mungkin apabila kampanye perang melawan terorisme yang dikumandangkan AS tak terjadi, Noordin akan tetap menjadi seorang guru di Pesantren Lukmanul Hakiem, serta tidak berulah di Indonesia.
(ahm)

Komentar (2) :
  • Nasionalis
    Senin, 26 Oktober 2009 17:59 wib
    Mate ma ho heang !! Laporkan
  • kojek nainggolan
    Selasa, 13 Oktober 2009 22:13 wib
    kirim salah zogza siantar Laporkan