Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menghimbau agar masyarakat tidak dilakukan pendakian menyusul meningkatnya status tiga gunung api di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Dalam kurun waktu enam hari terakhir tiga Gunung Api di Nusa Tenggara naik statusnya dari normal aktif menjadi waspada (level II). Penetapan kenaikan status waspada dilakukan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Status Gunung Papandayan mulai minggu pagi dinaikan menjadi level tiga atau siaga. Warga pun diminta tidak berada di radius 2 kilometer dari puncak Papandayan.
Tingginya aktivitas di Gunung Papandayan, membuat status gunung berapi di Jawa Barat tersebut naik menjadi level siaga (level III) dari sebelumnya level waspada (level II).
Letusan debu Gunung Soputan telah memasuki wilayah pemukiman warga. Debu tersebut sudah menyebar di dua kota yang berada di Minahasa Selatan, khususnya yang berada di sekitar lokasi Gunung Soputan.