Kabupaten Bantul berulang tahun ke-117. Tak hanya masyarakat yang bersuka cita, tetapi juga para pejabatnya. Penyebabnya, mereka mendapatkan mobil dinas baru.
Kasus pembakaran pondok Pesantren Budaya Ilmu Giri, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta oleh warga sekitar ponpes menjadi agenda pembahasan tersendiri bagi Komisi B DPRD Kabupaten Bantul.
Kapolres Bantul AKBP Stephen M. Napiun, SIK,SH menegaskan akan menindaklanjuti kasus perusakan pondok pesantren Ilmu Giri yang dibakar oleh warga buntut dari pemimpin ponpes Nasruddin Anshoriy menghamili santriwatinya dan dugaan pelecehan seksual kepada empat santrinya.
Buntut perusakan pondok pesantren (ponpes) Ilmu Giri, Desa Selo Pamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul yang dilakukan oleh warga sekitar ponpes pada Senin 16 Juni lalu mendapat perhatian serius dari Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Nikah siri antara pengasuh pondok pesantren Ilmu Giri, Nasruddin Ashoriy dengan salah satu santriwatinya SPM (20) sehingga hamil 4 bulan, membuat sang istri, Siti N pasrah.
Pimpinan Pesantren Ilmu Giri, Selopamioro, Imogiri, Bantul, HM Nasruddin Anshoriy membantah tuduhan dari para warga di sekitar Ponpesnya, bahwa dia melakukan tindakan pelecehan terhadap empat santriwatinya.
Pondok pesatren (ponpes) Ilmu Giri di Desa Selo Pamioro, Imogiri, Kabupaten dibakar warga karena pengasuh pesantren, Nasrudin Anshory, diduga menghamili santri.