getting time...

NEWS » Topik

  • Pelaku Penipuan Dihadiahi Timah Panas

    Selasa, - 01:22 wib
    Sepandai-pandai tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Pepatah di atas mungkin pantas dialamatkan untuk Adi Widayat (25), warga RT 1/RW 1, Dusun Krajan, Desa Wonogondo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, tersangka kasus penipuan dan penggelapan.
  • Tak Beri Ganti Rugi, Rumah Bos Arisan Lebaran Dijarah

    Senin, - 18:45 wib
    Para korban penipuan arisan lebaran meluapkan kekecewaannya dengan menjarah dan merusak rumah pengelola arisan, Dewi Nuri. Hal ini dilakukan para korban, karena uang yang sempat di investasikannya tidak kembali sejak tiga bulan terakhir.
  • Sindikat Penjual Ponsel Palsu Berhasil Dibongkar

    Sabtu, - 21:00 wib
    Jajaran Polresta Tegal berhasil membongkar sindikat penjual ponsel palsu. Sebanyak 10 orang dan sejumlah barang bukti turut diamankan.
  • Nama Kapolres Tulungagung Dicatut Pemeras

    Selasa, - 02:05 wib
    Aksi kejahatan  penjambretan dana askeskin senilai Rp164 juta yang terjadi di pelataran  RSUD dr Iskak Tulungagung mengundang kejahatan susulan.
  • Polres Subang Kejar LSM Proposal

    Jum'at, - 23:15 wib
    Aksi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kerap meresahkan masyarakat. Dengan modal selembar proposal, mereka tidak segan-segan memeras sejumlah pejabat dan masyarakat umum.
  • Layani Transaksi Fiktif, Pom Bensin Disegel

    Rabu, - 23:03 wib
    Petugas Reskrim Polresta Kediri menggerebek dan menyegel sebuah pom bensin di Jalan Gatot Subroto, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur.
  • Catut Nama Kajari, Penelpon Misterius Peras Pejabat

    Kamis, - 04:04 wib
    Aksi mencatut nama seseorang untuk kepentingan kejahatan, kembali terjadi di Kabupaten Subang. Kali ini nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Subang, Yusron namanya dicatut oleh orang tak bertanggung jawab.
  • Waspada! Penipu Catut Nama Telkomsel

    Minggu, - 19:17 wib
    Arifuddin (30) warga Bikeru, Sinjai Selatan, Mengaku ditipu dengan modus menang undian dari Telkomsel dan mendapatkan mobil Kijang Innova. Seorang laki-laki melalui telepon mewajibkan korban membeli voucher Rp100.000 terlebih dahulu dan disebutkan nomor serinya, sebelum diberikan mobil.
KOMENTAR TERBANYAK »