Ketua Umum Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri diduga menggunakan ijazah palsu dalam maju calon legislatif. Hal tersebut terungkap dari laporan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain Sukma, sebanyak 252 caleg lainnya juga dilaporkan bermasalah.
Puluhan mahasiswa Bandung yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Jawa Barat (Kemas) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Jawa Barat terkait pelaporan pencemaran nama baik yang dilakukan Ketua PDIP Jabar, Rudi Harsa atas laporan ijazah palsunya oleh Kemas.
Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat menemukan sebanyak empat orang calegnya telah menjalin 'poligami' dengan partai lain yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Asep Ahmad Mausul Affandy yang diketahui terdaftar calon legislatif (caleg) di dua daerah pemilihan berbeda dan partai berbeda terus menjadi polemik. Setelah PKB memastikan Asep adalah calegnya, kini giliran PPP menyakininya.
Siang tadi Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) melaporkan 15 calon anggota DPRD DKI Jakarta yang menggunakan nama alias (bukan nama sesungguhnya) atau mengkombinasikan nama asli dan nama alias kepada Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta.
Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Jakarta melaporkan 15 caleg yang menggunakan nama alias kepada Panitia Pengawas Pemilu DKI, Jakarta, Senin (13/10/2008) pukul 13.30 WIB.
Maraknya sejumlah calon legislatif yang terdaftar di dua partai mendapat sorotan serius dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejumlah alasan dikeluarkan caleg tersebut saat dilakukan pengecekan kebenaran.
Badan Pengawas Pemilu meminta partisipasi masyarakat untuk mencermati dan memberi masukan terkait Daftar Calon Sementara (DCS) yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak tanggal 26 September lalu.