Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Nizar Dahlan dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Shaleh diduga melakukan kebohongan publik terkait tender proyek website DPR senilai Rp600 juta. Pasalnya, kedua orang tersebut pernah menyatakan bahwa proyek tersebut telah diumumkan di media pada 19 November 2007.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Mahfudz Siddiq mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera melakukan audit atas tender proyek website DPR yang terus mendapat sorotan publik.
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR silang pendapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) soal proyek pengadaan website seniali Rp 600 juta. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Saleh mengaku proyek tersebut sesuai prosedur.
Proyek pengadaan website untuk keperluan informasi anggota dewan oleh Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR senilai sekitar Rp800 juta yang telah berjalan sekitar setahun diduga tanpa tender.