Kepolisian Sektor Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menangkap dua komplotan pelajar cewek menamakan diri geng sekolah. Anggota kedua kelompok geng sekolah ini berasal dari tiga SMU terkenal dan terlibat perkelahian.
Para siswi pelaku kekerasan yang terjadi di SMAN 01 Boyolangu Kabupaten Tulungagung bakal dijerat dengan pasal penganiayaan. Namun, dari hasil penyidikan sementara tim penyidik polres Tulungagung, kekerasan yang dilakukan remaja putri ini lebih mengarah pada tindak kekerasan murni, bukan perilaku gengster.
Kekerasan di kalangan pelajar kembali mencoreng dunia pendidikan. Ironisnya, prilaku preman jalanan yang terjadi di SMAN 01 Boyolangu Kabupaten Tulungagung itu sengaja diabadikan dalam video telepon selular (Hape).
Kasus kekerasan pelajar yang dilakukan sekelompok siswi yang tergabung dalam sebuah geng bernama "Nyik-nyik" di SMAN 01 Gondang Kabupaten Tulungagung masih berlanjut.
Aksi anggota Geng Nyik-Nyik terekam dalam video ponsel. Dalam rekaman itu terlihat seorang siswi dijambak dan ditampar oleh seorang siswi senior.Namun menurut polisi, itu hanya kenakalan remaja biasa, sehingga tidak perlu diusut.
Geng perempuan di Tulungagung yang menamakan diri Geng Nyik-nyik memang kerap melakukan tindak kekerasan terhadap juniornya di SMAN 01 Gondang, Tulungagung. Bahkan, pihak sekolah membenarkan hal ini.