Mendekati pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, sejumlah pembeli dan pedagang hewan kurban di Bogor, mengaku resah dengan wabah penyakit antraks yang menimpa hewan kurban yang mereka jual.
Walaupun Jateng masih dinyatakan bebas antraks, namun Pemprov melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan 8.000 dosis vaksin antraks & 1.000 dosis vaksin Brucellosis.
Gubernur Jawa Tengah H, Ali Mufiz menegaskan, sampai saat ini Jawa Tengah masih bebas dari penyebaran virus antraks. Masyarakat diminta tidak khawatir untuk menyembelih hewan kurban.
Satu tewas dan ratusan warga lainnya masih menjalani perawatan intensif dari tim medis setelah mengkonsumsi bangkai daging sapi yang mati secara mendadak Jumat, pekan lalu.