Kepolisian Kota Besar (Poltabes) Yogyakarta mempersilakan tindakan autopsi yang akan dilakukan RSUP Dr Sardjito terhadap korban mutilasi yang ditemukan dalam sebuah tas hitam di Bus Sumber Kencono W 7602 UN, saat parkir di Terminal Giwangan, Yogyakarta, Jumat 10 Juli lalu. Karena hal tersebut dilakukan dengan sepengetahuan pihak kepolisian.
Hingga hari ini korban mutilasi yang ditemukan di Bus Sumber Kencono jurusan Surabaya-Yogyakarta, masih disimpan di frizer kamar jenazah RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Pihak rumah sakit belum akan melakukan tindakan hingga diterimanya surat permintaan dari polisi.
Polisi Kota Besar (Poltabes) Yogyakarta mengaku hingga kini belum mengetahui keberadaan potongan tubuh korban mutilasi di Bus Sumber Kencono pada Jumat lalu.
Kepolisian besar kota Yogyakarta hingga kini belum dapat mengungkap pelaku mutilasi wanita di dalam tas warna hitam di bus Sumber Kencono W 7602 UN di terminal Giwangan. Namun polisi menduga pelaku profesional dalam melakukan aksinya.
Kasus mutilasi di Bus Sumber Kencono hingga kini belum menemui titik terang. Polisi pun meminta agar pihak keluarga yang kehilangan kerabatnya diharapkan segera melapor.
Dalam pemeriksaan di Mapolsektabes Umbulharjo, Kondektur Bus Sumber Kecono, Madenan (45) mengaku dirinya sempat dibantu seorang laki-laki yang diduga kuat pemilik tas kain berisi potongan tubuh manusia.
Penemuan jenazah terpotong hingga kini masih menyisakan tanda tanya. RS Umum Sardjito, Yogyakarta, yang memeriksa jasad tersebut memastikan korban berjenis kelamin wanita.