Kekalahan Partai Golkar di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden merupakan sejarah terburuk sepanjang sejarah partai berlambang pohon beringin itu. Partai Golkar berada di titik yang sangat sulit.
Menjelang Rakernas Partai Golkar, calon ketua umum Partai Golkar Yuddy Chrisnandi terus melakukan manuver politik. Jika sebelumnya Yuddy menemui seniornya, Akbar Tandjung, kini Yuddy menemui mantan Ketua Umum Partai Golkar Harmoko.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar sempat mengkritik latar belakang Jusuf Kalla (JK) sebagai pengusaha, seta pengaruhnya dengan kekalahan Golkar pada Pilkada di berbagai daerah. Lantas bagaimana sosok bakal calon Ketua Umum Golkar pengganji JK?
Kader muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi sempat mengajak Aburizal Bakrie dan Surya Paloh berdebat soal nasib Partai Beringin kedepan jelang Musyawarah Nasional. Tantangan tersebut tidak ditanggapi serius kubu Aburizal.
Yuddy Chrysnandi menyatakan dirinya maju dalam bursa pemilihan ketua umum Partai Golkar karena adanya semangat kolektif dari partai dan bukan kemauan pribadi.
Politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung mempersilahkan tokoh muda seperti Yuddy Chrysnandi maju dalam bursa pemilihan kepemimpinan salah satu partai tertua di Indonesia.
Yuddy Chrysnandi meminta restu kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, terkait tekadnya maju dalam bursa pemilihan orang pertama di partai berlambang beringin itu.
Perebutan kursi Ketua Umum DPP Partai Golkar semakin panas. Setelah pergerakan dari para tokoh senior Golkar, kini giliran Yuddy Chrisnandi yang mendekati sesepuh Golkar.