Protes atas ketidakhadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pelantikan anggota DPR, MPR, dan DPD 2009-2014 pada Kamis (1/10) lalu dinilai Partai Keadilan Sejahtera tidak mewakili suara parlemen.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perlu menjelaskan penyebab ketidakhadirannya dalam pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPR kali ini "Ini sangat tidak lazim dan baru pertama kali terjadi.
Rapat Paripurna DPR RI yang biasanya digunakan untuk mengesahkan RUU menjadi UU diusulkan agar lebih efisien. Pasalnya prosedur Rapat Paripurna yang ada sebelumnya dinilai terlalu membosankan.
Tingkah laku yang mengundang tawa, ternyata tidak hanya ditunjukkan beberapa anggota DPR periode 2009-2014. Tetapi diperlihatkan juga para anggota keluarga yang diboyongnya dari kampung halaman.
Norak. Kata itu mungkin paling pas untuk menggambarkan tingkah laku para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2009-2014. Sejak acara gladi resik hingga pelantikan, selalu saja ada perilaku mereka yang mengundang tawa.
Kendati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak datang dalam pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pengamanan pelaksanaan acara tersebut terkesan sangat super ketat.
Unjuk rasa mewarnai proses pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di depan Gedung DPR Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.