PDI Perjuangan tidak akan ikut campur dalam konflik yang terjadi di partai-partai koalisi pendukung pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. PDI Perjuangan sudah menentukan sikap hanya akan menjadi penonton saja.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum menunjukkan sikap tegas terkait ancaman pemecatan para kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. PKS merasa berada di jalur yang benar dalam upaya pengusutan kasus Bank Century.
Partai Golkar siap mundur dari koalisi pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, ketimbang harus bersikap lembek terhadap upaya pengungkapan skandal bailout Bank Century.
Tidak harmonisnya di antara partai pendukung pemerintah memunculkan dugaan telah terjadi keretakan di dalam koalisi tersebut. Namun Partai Demokrat memastikan koalisi di pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II tidak retak.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan, koalisi partai pendukung pasangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)–Budiono tidak solid.
Meski adanya upaya ke arah pemakzulan dari fraksi-fraksi di Pansus Hak Angket Century, namun partai-partai koalisi masih memberi kesempatan kepada SBY-Boediono.
Meski ancaman reshuffle yang dilontarkan Partai Demokrat masih sebatas gertak sambal, ada baiknya Partai Golkar dan PKS berhati-hati. Jika salah satunya tidak bermain cantik, bisa jadi akan ditendang dari barisan koalisi dengan Partai Demokrat.
Wacana perombakan kabinet dinilai hanya sebagai upaya psywar dari Partai Demokrat kepada dua mitra koalisinya yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar yang dianggap membangkang. Pasalnya, kedua partai ini kerap membuat kuping petinggi partai pemenang pemilu ini memanas dengan manuver-manuvernya.