Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) menyatakan siap menyerahkan diri ke Mabes Polri. Hal ini dilakukan menyusul perintah Kapolri agar segera menangkap para pendemo yang membakar bendera Malaysia.
Berdalih PM Malaysia Nadjib Tun Razak masih punya kekerabatan kuat dengan Kerajaan Gowa, Gubernur Sulawesi Syahrul Yasin Limpo mengaku siap memfasilitasi diplomasi dengan Pemerintah Malaysia jika presiden memintanya.
Pengamat hukum tata negara Irman Putrasidin berpendapat, seharusnya presiden mengirim nota persetujuan perang kepada DPR. Hal itu diperlukan tidak ditemukan jalan keluar untuk mengurai ketegangan antara Indonesia dengan Malaysia.
Mabes Polri membantah pemberitaan yang dirilis kantor berita Benama, soal pelemparan rumah warga negara Malaysia di perkebunan sawit, Ketapang, Kalimantan Barat.
Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menegaskan pengguliran hak interpelasi oleh DPR terkait kasus Malaysia tidak akan mengganggu hubungan partai koalisi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.