Direktur Utama RSUD dr Kariadi Semarang, dr Hendriyani Selina menyatakan bahwa seluruh biaya operasi dan proses penyembuhan Bilqis akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian Kesehatan.
Bilqis Anindya Passa, balita berusia 17 bulan yang menderita atresia billier atau gangguan saluran empedu, akan segera menjalani operasi transplatansi hati di RS Karyadi, Semarang, Jawa Tengah.
Perwakilan Departemen Kesehatan mengunjungi Posko Koin Cinta Bilqis pusat yang beralamat di Jalan Kramat Sentiong, Gang Mesjid, Nomor E87F RT07,RW06, Jakarta Pusat.
Bilqis Anindya Passa kini masih membutuhkan bantuan. Koin Cinta Bilqis yang digagas keluarga baru terkumpul Rp239 juta, sementara biaya pengobatan yang diperlukan senilai Rp1 miliar.
Malang nasib Bilqis Anindya Passa. Bayi mungil berusia 17 bulan ini menderita penyakit Atresia Billier alias saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Bilqis kini tergolek lemas dengan perut membesar, kulit menghitam dengan mata kekuningan.