Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tidak pernah berjanji untuk menyejahterakan rakyat dalam waktu 100 hari berjalannya Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.
Dua minggu menjelang genap 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Presiden mulai mengevaluasi kinerja menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, di Istana Negara, Jakarta.
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla rupanya sudah tidak mau ambil peduli dengan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II ini. Saat ditanya soal kemungkinan adanya perombakan atau reshuffle kabinet, JK tak mau tahu.
Berbagai persoalan di bidang hukum muncul dalam 100 hari pertama pemerintahan SBY-Boediono. Hal itu membuat kinerja kabinet yang ada di bawahnya seakan tak terlihat.
Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo mengusulkan jabatan Menko Perekonomian yang akan ditinggalkan Boediono agar dirangkap saja oleh Presiden SBY atau Wapres Jusuf Kalla.