Sungguh malang nasib Vn (17), warga kecamatan Karangmalang, Sragen jawa Tengah. Gadis yang masih berstatus sebagai pelajar SMA ini, diduga menjadi korban perkosaan 3 pria setelah dicekoki miras yang telah dicampur obat anti mabuk.
Sungguh tragis nasib yang dialami seorang gadis kecil sebut saja namanya Putri. Gadis kecil yang baru berusia 13 tahun ini menjadi korban perkosaan. Biadabnya, pelakunya adalah ayah dan abang kandungnya yang seharusnya menjadi pelindung.
Kasus pemerkosaan yang dialami Ni Ketut S (15) warga Banjar Madia, Desa Truyan, Kintamani kini dihadapkan pada dua sisi yang berbeda. Di hadapan penyidik, tersangka I Wayan P kembali membantah telah melakukan pemerkosaan.
Seorang pemuda pengangguran Fwk (27), warga Tuksono Kecamatan Sentolo Kulonprogo, Yogyakarta terpaksa mendekam di ruang tahanan Mapolres Kulonprogo. Dia ditangkap petugas karena memperkosa Nsw (15), yang masih duduk di bangku SLTP.
Sungguh malang nasib bunga (17), warga Desa Poleng, Kecamatan Gesi Sragen, Jawa Tengah. Gadis berwajah lugu ini diduga dibohongi oleh Nurdiyanto (19), pacarnya sendiri hingga hamil 8 bulan.
Nasib nahas dialami Ni Ketut S (15) asal Banjar Madia, Desa Trunyan, Kintamani, Bangli. Pasalnya, saat tidur pulas bersama adiknya yang berusia 10 tahun, korban dengan beringas diperkosa oleh I Wayan P (30) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Seorang pelajar SMA di Kabupaten Bantul sebut saja Mawar (17) warga Gulan, Srihardono, Pundong Bantul menjadi korban pemerkosaan teman yang baru dikenalnya yang diketahui namanya Rahmad (20) warga Pleret, Bantul.
Tiga orang oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Muara Telang Jalur 8 Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap salah seorang warga.