Gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak tiga kali, membuat warga panik. Bahkan isu gempa yang disusul tsunami di wilayah Dompu, membuat warga berlarian menuju ke dataran tinggi.
Kerusakan infrastruktur jalan, akibat tiga gempa bumi yang mengguncang Raba, Nusa Tenggara Barat, mengakibatkan distribusi bantuan ke Kecamatan Kilo tersendat.
Pemerintah pusat mengaku kesulitan berkoordinasi dengan pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), terkait korban gempa yang mengguncang Raba. Komunikasi terputus akibat gempa berkekuatan 6,7 skala richter.
Isu gempa susulan berkekuatan besar yang akan mengguncang NTB mendapat bantahan dari BMG. BMG memastikan, gempa susulan berkekuatan besar disertai tsunami tak akan terjadi di wilayah itu.
Gempa berkekuatan 6,7 Skala Richter yang mengguncang Raba, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu pukul 23.02 WIB, mengakibatkan kerusakan infrastuktur yang cukup parah.
Jumlah rumah yang ambruk akibat serangkaian gempa di Raba dan Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai ratusan. Kerusakan juga dialami kantor instansi pemerintahan.
Warga NTB kembali dibuat panik. Berdasarkan informasi BMG yang diserukan beberapa petugas Pemda NTB, gempa susulan masih akan mengguncang wilayah tersebut dalam waktu dekat.
Warga di Kecamatan Kilo, Nusa Tenggara Barat (NTB) kini mengungsi ke daerah yang lebih tinggi. Mereka khawatir terjadi tsunami, karena masih terasa gempa susulan.