Hujan disertai angin menerjang beberapa wilayah di Bojonegoro, Jawa Timur. Beberapa di antaranya terjadi di Desa Semen Kidul, Kecamatan Sukosewu, dan Desa Kunci Kecamatan Dander.
Hujan deras disertai angin menerjang rumah warga di Desa Bektiharjo Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban Senin (26/11) petang. Akibatnya, lima rumah warga roboh dan ratusan rumah lainnya rusak serta satu ruang kelas SDN V Bektiharjo rusak.
Pengusaha pemasang reklame menyambut baik kebijakan pemprov DKI Jakarta yang memperketat peraturan pemasangan papan iklan. Akhirnya, standar konstruksi papan reklame pun ditingkatkan.
Insiden robohnya beberapa papan reklame dan baliho raksasa ketika terjadi angin besar di Jakarta, terus berbuntut. Pemprov DKI akan menertibkan dan menjatuhkan sanksi denda lima kali lipat, pengusaha papan reklame yang tidak memenuhi aturan.
Angin puting beliung kembali melabrak rumah warga di Ternate. Setelah sebelumnya di lingkungan Jati Kecil, kali ini rumah milik Mochtar (43 tahun), warga Santiong, Ternate Utara, yang menjadi korban.
Hujan deras disertai puting beliung yang melanda Kabupaten Ruteng dan Timur Tengah Utara NTT, empat hari terakhir menyebabkan lebih dari 60 rumah rusak berat dan ringan.
Rabu 14 November, Jakarta sedikit berantakan karena diterjang kekuatan angin yang cukup besar. Papan reklame, pohon-pohon, hingga baliho raksasa pun ambruk dibuatnya. Nah! Bagaimana proses pergerakan angin puting beliung?
Angin besar telah menghujam Jakarta dan mengakibatkan puluhan pohon, papan reklame, hingga baliho raksasa roboh seketika. Warga Jakarta musti waspada. Sebab, angin puting beliung tak dapat diprediksi kapan akan terjadi. Apakah mengancam Jakarta?