Diplomasi Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia pada 2011 berada pada titik yang memperhatinkan. Hal ini diperparah karena pemerintah Indonesia tidak meninjaklanjuti rekomendasi dan seruan komunitas internasional terkait dengan pelanggaran hak-hak asasi manusia di Indonesia.
Mantan karyawan The British International School Sari Putri melaporkan tempatnya bekerja ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia karena pemutusan hubungan kerja secara sepihak.
Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Usman Hamid, mengkritisi kinjerja pemerintahan Presiden Susilo Bambang yudhoyono yang tetap tidak peduli terhadap korban pelanggaran HAM.
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Usman Hamid mengatakan pemerintah harus kembali memfungsikan Pengadilan Hak Asasi Manusia dan hakimnya di seluruh Indonesia.