PAN Tolak Usulan Kalla

Ahmad Baidowi, Jurnalis
Minggu 11 November 2007 20:25 WIB
Share :

SOLO - DPP PAN menolak usulan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla yang ingin mengganti cara mencoblos dengan menulis nama dalam Pemilu 2009. Alasannya, usulan tersebut hanya kepentingan Golkar untuk memenangi Pemilu 2009.

Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir mengatakan, sebagian besar pemilih di Indonesia buta huruf. Karena itu, kalau mereka disuruh menulis tentu tidak bisa. Menurut dia, pemilih di Indonesa hanya berdasarkan pada ingatan. "Tentu saja yang diingat adalah Golkar. Lha wong Golkar sudah 42 tahun," katanya usai silaturahmi dan halal bihalal dengan kader PAN di Solo Jawa
Tengah, Minggu (11/11/2007).

Pengusaha batik asal Pekalongan, Jawa Tengah ini mengatakan, usulan tersebut hanya akal-akalan versi Golkar. Dia menegaskan bahwa PAN tidak mudah diakal-akali. Ditanya soal efisiensi anggaran pemilu, Soetrisno menyatakan setuju. Hanya, pihaknya tidak ingin upaya efisiensi itu dicapai dengan cara akal-akalan.

"Untuk mendidik demokrasi dan efisensi anggaran jangan dengan cara akal-akalan," terangnya. Sekjen DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan, usulan Golkar tersebut bisa menimbulkan konflik yang luar biasa. Sebab, usulan itu hanya menguntungkan kelompok tertentu saja. Menurut dia, kalau usulan itu diterapkan akan menyulitkan kampanye.

"Sangat menyulitkan, parpol baru yang tidak mudah diingat akan dirugikan," ujarnya.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya