JAKARTA - Angin besar telah menghujam Jakarta dan mengakibatkan puluhan pohon, papan reklame, hingga baliho raksasa menjadi roboh seketika. Warga Jakarta musti waspada. Sebab, angin puting beliung tak dapat diprediksi kapan akan terjadi. Apakah mengancam Jakarta?
"Kita selalu peringatkan dan informasikan kemungkinan-kemungkinan itu, yakni harus selalu hati-hati," ujar juru bicara Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Ahmad Zakir kepada okezone, di Jakarta, Kamis (15/11/2007).
Menurut Ahmad, angin puting beliung itu sifat temporary atau sementara. Ini artinya waktu kejadian puting beliung, tidak bisa dipetakan dan diprediksikan.
"Hampir setiap tahun ada. selama hujan selalu terjadi di siang dan sore hari, berpeluang angin puting beliung terjadi. Karena hujan belum merata dan sedang memasuki musim penghujan. Maka puting beliung berpeluang terjadi," paparnya.
Seperti diberitakan, akibat hujan deras dan angin besar yang melanda Jakarta, Rabu 14 November, papan reklame raksasa di depan Mabes Polri ambruk menutupi Jalan Trunojoyo. Selain itu, baliho raksasa bergambar Presiden SBY, Wapres JK, dan Menkes Siti Fadillah Supari juga roboh menutupi separuh jalan di Bundaran HI.
(Ismoko Widjaja)