JAKARTA - Gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak tiga kali, membuat warga panik. Bahkan isu gempa yang disusul tsunami di wilayah Dompu, membuat warga berlarian menuju ke dataran tinggi.
"Warga panik, karena ada informasi akan terjadi tsunami," kata Staf Penanganan Bencana PMI Pusat Zaelani saat dikonfirmasi okezone, Senin (26/11/2007).
Dia menjelaskan, pihaknya sampai saat ini belum bisa mendata berapa jumlah korban meninggal dan luka akibat gempa ini. "Kita masih terus melakukan assessment untuk mendata semuanya," imbuhnya.
Namun, lanjut Zaelani, PMI telah membuka posko di Dompu untuk membantu para korban. "PMI cabang Dompu sudah buka posko, nanti kalau kekurangan logistik kita tinggal ambil di Gudang Bali, sebagai posko terdekat," tegasnya.
Sekadar informasi, gempa berkekuatan 6,7 SR mengguncang Raba, Nusa Tenggara Barat pukul 23.02.20 WIB, Minggu 25 November. Titik gempa berada pada 8,27 LS-118,35 BT berkedalaman 50 kilometer, terletak di 50 kilometer barat laut NTB. Jumlah korban yang diakibatkan masih simpang siur. Tercatat sementara korban tewas sebanyak enam orang, 45 orang luka-luka, dan 32 warga berada di rumah sakit.
(Kemas Irawan Nurrachman)