SUKABUMI - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat (Jabar) Muhamad Najib mengaku, Danny Setiawan
dan Agum Gumelar merupakan lawan terberat bagi Dede Yusuf dalam perebutan kursi Jabar 1 pada pemilihan gubernur (pilgub) 2008. Meski demikian, PAN meyakini usungannya itu akan mampu meraih suara terbanyak terutama di kalangan perguruan tinggi di sejumlah daerah di Jabar.
"Danny Setiawan maupun Agum Gumelar, kedua-duanya adalah lawan terberat. Tapi kami yakin, Dede akan mampu meraih suara banyak dalam pilkada nanti," tutur Muhamad Najib usai menghadiri acara bedah buku "Sejarah PAN dalam rangka mengetas perjalanan bangsa pasca era reformasi" di Gedung Wanita, Kota Sukabumi, Minggu (9/12/2007).
Disebutkan anggota tim seleksi calon kepala daerah DPP PAN ini, Dede Yusuf memiliki kantong suara yang banyak tersebar di seluruh daerah di Jabar, terutama di perguruan tinggi atau universitas yang notabene sebagai lingkungan masyarakat modern. Daerah kantong suara yang dimaksudkan, antara lain Bandung, Bogor, Depok atau daerah lainnya yang memiliki perguruan tinggi. Keunggulan yang terdapat pada figur Dede Yusuf adalah usianya yang relatif muda sehingga mampu membawa harapan baru bagi pembangunan Jabar.
Lebih jauh Najib mengaku, sejauh ini PAN merasakan kesulitan mendapatkan bakal calon gubernur untuk dipasangkan dengan usungannya. Hal ini dimungkinkan akibat keterlambatan PAN dalam mengambil start persiapan pilgub yang berdampak lemahnya lobi politik terutama untuk melakukan koalisi. Meski demikian, Najib mengaku PAN telah mengantongi sejumlah nama yang akan dipasangkan dengan Dede Yusuf.
Saat ditanyai nama-nama bakal calon yang akan dipasangkan itu, Najib menolak menyebutkannya.
"Tidak mudah untuk mendapatkan pasangan bagi Dede. Kami optimis akan segera mendapatkannya, sebab hari ini di Bandung PAN tengah melakukan penjajakan dengan partai lainnya uintuk menjalin koalisi. Soal calon yang akan dipasangkan masih bersifat rahasia," papar deklarator PAN tersebut.
      Â
Ditegaskannya, PAN tidak akan membiarkan Dede Yusuf dan pasangannya kalah dalam memperebutkan Jabar 1. Karena itu, rencananya DPP PAN akan memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan kampanye. Secara teknis, dukungan dana kampanye itu diberikan berdasarkan pengajuan tim sukses saat pelaksanaan pilgub.
Lebih jauhnya, Wakil ketua Fraksi PAN DPR RI ini mengatakan alasan DPP memberikan restu kepada aktor laga untuk mengikuti pilgub Jabar ini, lanjut Najib, selain
sebagai kader militan, Dede Yusuf juga telah jauh hari sebelumnya di proyeksikan untuk membangun daerah asalnya yakni Jabar melalui kompetisi politik.
(Fetra Hariandja)