BANDUNG - Insiden pencopotan dan pembakaran baliho Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan disesalkan Pemuda Pancasila DPD Jawa Barat. Mengingat, Pemuda Pancasila (PP) merupakan salah satu elemen yang melakukan aksi tersebut.
Hal tersebut diakui Ketua Bidang Kaderisasi dan organisasi PP Jabar yang juga anggota DPRD Komisi D Jawa Barat Kusnadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Seni (10/12/2007).
"Kami menyesalkan kejadian di Indramayu, tapi kami tegaskan bahwa PP bukan penggerak utama dari aksi tersebut. Ini hanya aksi spontanitas wujud kekecewaan. Masalahnya, ketua PP Indramayu, Daniel, adalah anak dari pak Yance," ujar Kusnadi.
Sementara itu, lanjut Kusnadi, pihak PP Jawa Barat sudah mengirimkan surat kepada pengurus PP Indramayu yang isinya peringatan agar aksi anarkis tersebut tidak terulang.
"Tadi pagi saya juga sudah bertemu dengan Ketua Golkar Uu Rukmana. Saya sampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, dan beliau menyikapinya dengan dewasa," imbuh Kusnadi yang juga pengurus Partai Golkar ini.
Dirinya meyakinkan kepada publik, bahwa aksi tersebut hanya terjadi di Indramayu dan tidak akan menyebar ke daerah lain. "Saya jamin tidak akan ada kasus serupa di daerah lain," tukas Kusnadi.
(Nurfajri Budi Nugroho)