JAKARTA - Bantahan datang dari Dirut PT Sarinah Ketut Aryana. Dia menyangkal jika pemindahan gerai ATM di gedung tersebut, karena alasan panik setelah ada pemberitaan mengenai tanah yang amblas.
"Seharusnya gerai ATM tersebut harus dibongkar sejak 2007 lalu dan akan dipindahkan ke dalam gedung utama Sarinah," jelas Ketut Aryana saat jumpa pers di MU Cafe, Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Namun menurut Ketut, program pemindahan gerai ATM tersebut harus ada persetujuan dari manajemen karena Sarinah adalah milik BUMN.
"Sejak kami melihat kemiringan ATM, kami sudah memasukkan rencana pemindahan ke dalam gedung utama sejak maret 2007. Jadi, rencana pemindahan sudah ada jauh-jauh hari," terangnya.
Usai menggelar konferensi pers, pihak pengelola kemudian mengajak wartawan untuk berkeliling gedung. Pihak pengelola juga menjelaskan jika di gerai ATM yang baru sudah banyak pengunjung mall yang menggunakan.
(Ahmad Dani)