Mabes Polri Jamin Tidak Ada Balas Dendam

Desy Afrianti, Jurnalis
Rabu 28 Mei 2008 11:46 WIB
Share :

JAKARTA - Aksi saling balas terjadi antara mahasiswa dan aparat kepolisian. Setelah sabtu 24 Mei lalu polisi menyerang Kampus Unas yang terletak di Jalan Sawo Manila, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kemarin malam seorang anggota polisi menjadi sasaran penganiayaan di depan Kampus Moestopo, Jalan Hanglekir, Kabayoran Baru, Jakarta Selatan.
 
Untuk mencegah tidak terjadi lagi serangan balasan, anggota polisi langsung diberi arahan. "Selain diberi arahan, tentunya para anggota kan juga sudah mengerti," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira kepada okezone, Rabu (28/5/2008).

Selain itu, Abubakar juga menjamin tidak akan ada pemukulan maupun penculikan mahasiswa oleh aparat kepolisian. "Tidak mungkinlah jika anggota bertemu mahasiswa terus memukuli. Kalau seperti itu berarti kita sama seperti mereka. Selama ini kan yang memulai anarkis pihak mereka," tegas jenderal bintang dua ini.

Meski begitu, Abubakar tetap menginginkan adanya proses hukum bagi para pelaku penganiayaan. "Kalau sudah ditangkap, kita berharap mereka diproses secara hukum," pungkasnya. (poy)
 

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya